Cara menanam padi yang baik dan benar

Cara menanam padi

Cara menanam padi yang baik dan benar

Cara menanam padi yang baik dan benar
Cara menanam padi Cara menanam padi
kondisi tumbuh

Tanaman padi dapat tumbuh dengan baik di daerah yang panas dan memiliki banyak air. Curah hujan yang baik rata-rata 200mm per bulan atau lebih, dengan penyebaran lebih dari 4 bulan curah hujan yang diinginkan per tahun adalah sekitar 1500-2000mm. Suhu yang baik untuk pertumbuhan tanaman padi 23°C. Tempat yang ditinggikan untuk menanam padi dari 0-1500m di atas permukaan laut.

Tanah yang baik untuk menanam tanaman padi adalah tanah padi yang mengandung pasir, tanah liat dan debu dalam perbandingan tertentu dan membutuhkan air yang cukup. Padi tumbuh paling baik di tanah dengan lapisan atas antara 18 dan 22 cm dan pH antara 4 dan 7.
pemilihan benih

Memilih bibit padi yang berkualitas pasti akan mempengaruhi hasil.

Anda dapat membeli benih padi di toko pertanian. Toko-toko pertanian biasanya menjual benih padi berkualitas tinggi dan memiliki banyak varietas beras.

Setelah Anda mendapatkan bibitnya, Anda bisa menggunakan tips berikut ini untuk mengetahui apakah bibit tersebut benar-benar berkualitas atau tidak.

Triknya adalah:

Rendam benih padi dalam air selama 2 jam.
Kemudian letakkan benih padi yang telah direndam di atas kain yang telah dibasahi sebelumnya dan perhatikan benih tersebut tumbuh/berkecambah dengan sukses.
Bila benih berkecambah lebih dari 85% dari total benih padi basah, tandai benih padi berkualitas tinggi untuk digunakan sebagai benih padi.

bibit

Jika sudah mendapatkan benih/komoditas yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah menabur benih padi.

Langkah-langkah untuk menabur benih padi dengan benar tercantum di bawah ini:

Rendam benih padi selama 24 jam, lalu tiriskan dan biarkan benih padi selama dua hari sampai berkecambah.
Siapkan lahan untuk menabur benih padi, sekitar 500 meter persegi per hektar lahan subur. Usahakan agar tanah tetap berair atau berlumpur untuk disemai.
Kemudian tambahkan pupuk ke persemaian dengan takaran 19g Urea dan 10g TSP per meter persegi.
Sebarkan benih padi yang awalnya berkecambah di persemaian yang telah disiapkan. Sebarkan secara merata.

persiapan lahan

Langkah selanjutnya dalam menanam padi adalah mempersiapkan lahan tanam. Tanah yang dimaksud adalah tanah yang subur dan gembur. Bersihkan areal tanam dari gulma yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi. Anda dapat membuang tanaman atau rumput yang tercabut atau membakarnya menjadi kompos nanti.

Lakukan juga penggemburan tanah, Anda bisa mengeringkan tanah dengan air. Sehingga nantinya akan lebih mudah untuk membajak tanah. Anda dapat membajak tanah dengan traktor, kerbau atau tenaga sapi, atau Anda dapat menggunakan tenaga Anda sendiri dengan alat seperti cangkul.

Langkah terakhir dalam mengolah tanah adalah membanjiri areal tanam dengan air pada saat ketinggian air sekitar 5-10 cm.

Anda dapat mengatur ketinggian air dengan menutup atau membuka saluran irigasi

Kemudian anda meninggalkan negara tersebut selama 2 minggu agar tanah menjadi becek dan racun yang terkandung di dalam tanah dapat dinetralisir oleh air.
proses penanaman padi

Setelah proses penaburan dan penanaman selesai, langkah selanjutnya adalah menanam atau memindahkan benih padi ke lahan yang telah disiapkan sebelumnya.

Proses penanamannya adalah sebagai berikut:

Bibit yang siap tanam idealnya berumur 14 sampai 16 hari. Biasanya memiliki 3 hingga 4 fitur daun.
Padi dapat ditanam dengan sistem tunggal, yaitu. H. hanya satu benih padi yang ditanam dalam satu lubang. Namun secara umum, dua benih padi dapat ditanam dengan sistem ganda yang ditempatkan dalam lubang.
Penanaman benih padi sebaiknya dilakukan dalam kondisi tanah tidak tergenang.
Pada umumnya jarak antar tanaman padi adalah 28×28 cm dan kedalaman 1-16 cm. Namun bisa disesuaikan cara menanamnya agar tidak terlalu dalam agar pertumbuhannya sempurna.

Perawatan dan Pemeliharaan
percikan

Siram secara teratur, terutama pada awal musim tanam dan musim kemarau. Penyiraman harus dilakukan secara hemat dan tidak membanjiri areal tanam.
pemupukan

Pemupukan sangat diperlukan untuk budidaya padi. Beri pupuk 2 minggu setelah tanam. Pemupukan bisa menggunakan TSP atau urea. Pemupukan kedua dilakukan 30-35 hari setelah tanam dan pemupukan jika dilakukan 40-45 hari dengan pupuk Za.
penyiangan

Penyiangan diperlukan agar tanaman padi tidak terganggu oleh gulma dan tanaman liar di sekitarnya. Tarik gulma 3 minggu setelah padi ditanam. Gulma dan gulma yang tidak dibersihkan dapat memerangkap unsur hara di dalam tanah.
Pengendalian Hama dan Penyakit

Sumber :